
Memasuki usia ke‑495, Kabupaten Pamekasan, Madura, tampil semakin berwarna dengan tema besar “Pamekasan Maju dan Kreatif.”
Tema ini menggambarkan semangat masyarakat yang terus berinovasi, menjaga budaya, dan bergerak maju menuju masa depan yang produktif.
Bupati Dr. KH. Kholilurrahman bersama Wakil Bupati H. Sukriyanto mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menikmati rangkaian acara Hari Jadi tahun ini yang kaya makna dan kebersamaan.
Acara berlangsung sepanjang Oktober hingga November 2025, menghadirkan perpaduan antara olahraga, seni budaya, dan festival rakyat.
Rangkaian semarak Hari Jadi dimulai sejak awal Oktober dengan berbagai kegiatan olahraga dan seni.
Pada 11 Oktober, publik bisa mengikuti Cardio Heart Night Fun Run yang digelar di Monumen Arek Lancor – ajang lari malam yang meriah dan sehat.
Disusul pada 25 Oktober, ada Pagelaran Wayang Kulit Madura di Pendopo Budaya, menampilkan seniman lokal dengan kisah tradisional khas Madura.
Kemeriahan berlanjut di tanggal 26 Oktober, dengan dua acara besar sekaligus: Festival Drum Band di area Arek Lancor – Pendopo Ronggosukowati, dan Lomba PBB Variasi Musik di Lapangan Tenis Arek Lancor.
Masih di tanggal yang sama, pecinta olahraga ekstrem dapat menyaksikan Panjat Tebing di Universitas Madura.
Penutup bulan Oktober akan ditandai dengan Festival Musik Daul pada 29 Oktober di Monumen Arek Lancor, menampilkan dentuman khas musik tradisional Madura yang selalu menjadi ikon daerah.

Memasuki bulan November, perayaan mengalir dengan lebih banyak kegiatan budaya dan olahraga rakyat.
Tanggal 1 November dibuka dengan Lomba Olahraga Tradisional di Lapangan Nagara Bhakti, serta Pesta Rakyat Pamekasan di Monumen Arek Lancor.
Keesokan harinya, 2 November, akan digelar tiga kegiatan sekaligus: Semalam di Madura di Monumen Arek Lancor, Panahan Tradisional Bupati Cup di Lapangan Pasean, dan Gebyar Senam Hari Jadi ke‑495 di Lapangan Nagara Bhakti.
Perayaan puncak berlangsung pada 3 November, dengan Upacara Hari Jadi ke‑495 di Lapangan Nagara Bhakti, Sidang Paripurna Hari Jadi di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pamekasan, serta Haul Ronggosukowati di Pendopo Ronggosukowati.
Selanjutnya, pada 4–6 November digelar dua agenda bersamaan, yaitu Pencak Silat Bupati Cup di GOR M. Sahabat dan Pameran Industri Kecil dan Menengah di Lapangan Nagara Bhakti.
Bagi pecinta olahraga modern, Fighting Burning Combat Season 3 siap mengguncang Taman Kota Gladak Anyar pada 7–8 November.
Momentum kebersamaan kembali hadir pada 9 November melalui Panco Bupati Cup di Pendopo Budaya serta Lomba Baris‑berbaris Dasar di Lapangan Nagara Bhakti.
Lalu pada 15 November, penonton akan disuguhkan parade penuh warna Pamekasan Ethno Carnival yang berlangsung dari Pendopo Budaya menuju SMAN 2 Pamekasan.
Sementara itu, 15–16 November menjadi waktu pelaksanaan PASI Bupati Cup 2025 di kawasan SGMRP.
Dilanjutkan dengan Festival Bonsai Bupati Cup di Monumen Arek Lancor pada 13–19 November, sebagai wujud kecintaan masyarakat Pamekasan terhadap keindahan seni flora.
Rangkaian acara spektakuler ini ditutup oleh Road Race Bupati Cup Pamekasan pada 22–23 November di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, menghadirkan deru adrenalin para pembalap lokal.
Dengan puluhan event yang disebar sepanjang dua bulan, Hari Jadi ke‑495 Kabupaten Pamekasan bukan hanya perayaan seremonial, melainkan manifestasi semangat kolaborasi dan kreativitas masyarakat.
Setiap acara dirancang agar warga dapat ikut terlibat langsung dan menikmati hiburan yang edukatif sekaligus mengangkat potensi daerah.
Tema “Pamekasan Maju dan Kreatif” bukan sekadar slogan. Ia menjadi bukti bahwa Pamekasan benar‑benar bergerak maju dengan budaya dan karya.
Seluruh agenda Hari Jadi ke‑495 ini memperlihatkan wajah Pamekasan yang energik, kreatif, dan penuh inspirasi — dari olahraga malam hingga seni Madura di panggung terbuka.
Selamat Hari Jadi ke‑495 Pamekasan!
Mari rayakan semangat maju, kreatif, dan berbudaya bersama seluruh warga bumi Gerbang Salam