
MADURAPEDIA – Film Foufo menjadi salah satu film Indonesia paling dinantikan di tahun 2026. Garapan sutradara Bayu Skak bersama Skak Studios dan SinemArt menghadirkan perpaduan genre komedi dan fiksi ilmiah (sci-fi) yang dibalut dengan kentalnya budaya Madura.
Mulai tayang 9 Juli 2026, film ini tidak hanya menawarkan tawa, tetapi juga kisah mengharukan tentang perjuangan seorang anak terhadap ibunya. Keunikan utamanya terletak pada penggunaan bahasa Madura yang mencapai 70 persen dari total dialog.
Keputusan berani ini diambil oleh Bayu Skak agar nuansa lokal terasa lebih autentik. “Patut digarisbawahi, uniknya, film ini menggunakan bahasa Madura sekitar 70 persen,” ujar Bayu dalam konferensi pers di Jakarta, Juni 2026. Pendekatan ini menjadi salah satu daya tarik utama yang membedakan film Foufo dari produksi nasional lainnya.
Film Foufo mengisahkan Muslim, seorang pengepul rongsok keturunan Madura yang diperankan oleh Tretan Muslim. Ia tinggal di Kampung Rombeng dan hidup di bawah tekanan ekonomi sebagai tulang punggung keluarga (sandwich generation).
Muslim berjuang keras melunasi utang demi memberangkatkan ibunya naik haji. Konflik pribadinya ini digambarkan sangat berat, layaknya “langit dan bumi menekan”.
Rumitnya kehidupan Muslim semakin menjadi-jadi ketika ia tanpa sengaja menemukan sebuah UFO yang jatuh dan berteman dengan alien kecil yang dinamai Foufo. Alih-alih tenang, kehadiran makhluk luar angkasa ini justru memicu kekacauan dan petualangan tak terduga. Film ini menyajikan konflik besar, yaitu perjuangan pribadi Muslim dan kekacauan akibat ulah sang alien.

Berikut adalah informasi penting mengenai film Foufo:
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Judul | Foufo |
| Genre | Komedi, Fiksi Ilmiah (Sci-Fi), Drama Keluarga |
| Sutradara | Bayu Skak dan Dono Pradana -6-7 |
| Produksi | Skak Studios, SinemArt, Legacy Pictures -7 |
| Penulis Skenario | Achmad Faishol -4-7 |
| Pemeran Utama | Tretan Muslim, Bayu Skak, Habib Jafar, Benedictus Siregar -2-6 |
| Pengisi Suara Foufo | Ade Kurniawan (Pengisi suara SpongeBob) -9 |
| Bahasa | Indonesia & Madura (70%) -5-12 |
| Tanggal Tayang | 9 Juli 2026 -1-2 |
Salah satu fakta menarik di balik layar film Foufo adalah proses pengisian suara alien. Karakter Foufo diisi suaranya oleh Ade Kurniawan, yang dikenal luas sebagai pengisi suara SpongeBob SquarePants versi Indonesia. Ini menjadi debut layar lebarnya dengan metode yang tidak biasa.
Berbeda dari proses dubbing pada umumnya, Ade mengisi suara Foufo secara langsung (live) di lokasi syuting. Hal ini dilakukan atas arahan Bayu Skak agar spontanitas dan ekspresi aktor bisa langsung tertangkap kamera saat berinteraksi dengan boneka alien yang diperankan oleh Bambang Ceper. “Selama hampir tiga dekade saya mendubbing, ini pengalaman baru,” ungkap Ade Kurniawan. Metode ini menambah nilai lebih pada film Foufo.
Film Foufo menjadi bukti nyata pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya daerah. Produksi film ini melibatkan sekitar 120 animator dari Hompimpa Animworks Surabaya untuk menciptakan efek visual (CGI) alien.
Selain itu, proses casting besar-besaran di Surabaya Utara berhasil menjaring 2.500 peserta, dan hampir 90 persen pemain yang terpilih merupakan talenta asli Madura.
Bahkan, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendukung pengembangan film Foufo sebagai Intellectual Property (IP) yang dapat mendorong ekonomi kreatif daerah -10. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan, “Budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dapat dihilirisasi melalui kreativitas, inovasi, dan teknologi, sehingga memberikan manfaat ekonomi”.
Perilisan teaser poster film Foufo menuai respons beragam dari netizen. Sebagian penasaran dengan konsep uniknya, namun sebagian lain sempat mengaitkan film ini dengan isu politik pribadi pemeran utama, Tretan Muslim, hingga muncul ancaman boikot.
Menanggapi hal ini, Tretan Muslim menegaskan bahwa Foufo adalah karya kolektif dan tidak memuat pesan politik. “Ini karya film dan jangan dihubungkan dengan politik,” tegasnya. Secara tema, justru drama keluarga yang dominan, serta isu sosial seperti perjuangan sandwich generation di kota besar.
Film Foufo dijadwalkan tayang mulai 9 Juli 2026 di bioskop di seluruh Indonesia, sampai sekitar 2-4 minggu setelah penayangan perdana.
Sekitar 70 persen dialog menggunakan bahasa Madura dan menggabungkan komedi sci-fi dengan isu sandwich generation.
Karakter Foufo diisi oleh Ade Kurniawan, dubber yang dikenal lewat berbagai karakter animasi, termasuk Spongebob.
Dengan premis unik dan sentuhan lokal yang kuat, film Foufo berpotensi jadi tontonan segar di tengah dominasi genre arus utama. Apakah Anda siap melihat Madura kedatangan alien?
Tulis pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini ke sesama pencinta film lokal.