
Festival Pesisir 4 kembali digelar oleh SKK Migas dan HCML pada 6 Desember 2025 di Pulau Giligenting. Anda akan melihat aksi 70 talenta lokal yang menampilkan budaya pesisir. Mereka membawa nuansa berbeda.
“Kurang lebih 70 warga Giligenting akan tampil,” kata Direktur Tabun Edu Culture, Kiai Turmidzi Djaka, Selasa 18 November 2025. Tema Lengghi dipilih dari bagian depan perahu tradisional. Lengghi menjadi simbol keterbukaan masyarakat Giligenting pada tamu.
Manager Regional Office and Relation HCML, Hamim Tohari, menyebut festival ini hasil kolaborasi perusahaan, warga, pemerintah, dan pelaku ekonomi. Ia menilai evaluasi rutin membuat dampak festival semakin besar.
Hamim memberikan apresiasi pada warga dan Pemkab Sumenep. Ia melihat keterlibatan masyarakat lokal sebagai bukti keseriusan meningkatkan potensi daerah.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendukung penuh Festival Pesisir 4. Ia menilai acara ini menggerakkan ekonomi pesisir dan memperkuat posisi Giligenting sebagai destinasi wisata.
Menurutnya, festival membuka ruang ekonomi baru bagi warga. Ia mendorong peran UMKM karena menjadi penggerak ekonomi saat kunjungan wisatawan meningkat.
Sumber primer: skkmigas.go.id
Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, memberi apresiasi atas konsistensi HCML. Ia menyebut dukungan terhadap budaya lokal sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah operasi migas Madura.
Tema utamanya adalah Lengghi yang terinspirasi dari bagian depan perahu tradisional Giligenting.
Sebanyak 70 talenta dari Pulau Giligenting terlibat dalam festival.
Festival membuka peluang ekonomi baru. UMKM lokal ikut bergerak. Wisatawan meningkat dan budaya tetap terjaga.
Ingin update terbaru acara Madura lainnya? Pantau terus berita kami di Madurapedia.