
MADURAPEDIA – Sumenep membuktikan bahwa musik keroncong tidak lekang oleh zaman. Komunitas Orang-orang Penuh Inspirasi (KOPI) bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep sukses menggelar Parade Musik Keroncong se-Jawa Timur di Bundaran Taman Potre Koneng, Sabtu (8/11/2025). Acara yang disiarkan langsung melalui YouTube RRI Net Sumenep ini diikuti oleh musisi dan pemerhati keroncong dari berbagai daerah, menunjukkan bahwa warisan budaya ini masih punya tempat di hati generasi muda.
Parade ini bukan sekadar pertunjukan biasa, tapi ajang kolaborasi yang menghadirkan delapan kelompok orkes keroncong dari penjuru Jawa Timur. Suasana semakin meriah dengan alunan harmonis cak-cuk, cello, dan biola yang menyatukan penonton dalam kehangatan musik tradisional.
Dilansir RRI net Pj. Sekda Sumenep, Raden Achmad Syahwan Effendi, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengenalkan keroncong kepada generasi muda. “Keroncong merupakan budaya asli kita. Mari kita gaungkan agar disukai generasi milenial,” ajaknya.
Ketua KOPI Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Sumenep. Menurutnya, parade ini menjadi ruang edukasi yang penting bagi masyarakat. Sementara Ketua Pelaksana Heru Santoso dengan bangga menyatakan, “Parade ini membuktikan generasi muda juga mencintai musik keroncong.” Acara yang masuk dalam Calendar of Event Kabupaten Sumenep 2025 ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya di tengah gempuran musik modern. Untuk informasi event budaya lainnya, kunjungi laman RRI sumenep
Parade digelar di Bundaran Taman Potre Koneng, Sumenep, dan disiarkan langsung melalui YouTube RRI Net Sumenep untuk menjangkau penonton yang lebih luas.
Sebanyak delapan kelompok orkes keroncong dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur turut meramaikan parade ini.
Selain melestarikan warisan budaya, acara ini bertujuan sebagai ajang kolaborasi antar musisi dan edukasi musik keroncong bagi masyarakat, khususnya generasi muda.