
Pamekasan, – Gema musik tong-tong kembali menggetarkan jantung kota Pamekasan. Setelah beberapa tahun dinantikan, Festival Musik Daul akhirnya kembali digelar dengan sangat meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Sebanyak 27 grup peserta menampilkan kreativitas terbaik mereka di hadapan ribuan warga yang memadati rute dari Monumen Arek Lancor hingga garis finis di Jalan Kabupaten. Suasana malam itu benar-benar menjadi pesta rakyat yang penuh warna dan semangat.
Kembalinya festival ini disambut dengan antusiasme luar biasa. Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menghidupkan kembali tradisi yang menjadi kebanggaan masyarakat ini.
“Tidak perlu khawatir, yang beberapa tahun musik daul tidak ada, maka tahun pertama kami menjabat, alhamdulillah festival musik daul diadakan kembali,” ujar Bupati Kholilurrahman.
Menurutnya, festival ini memiliki tiga tujuan utama:
“Yang beberapa tahun musik daul tidak ada, alhamdulillah tahun pertama kami menjabat bupati dan wakil bupati, festival musik daul diadakan kembali,” ujar Bupati Pamekasan, Kholilurrahman. Ia menegaskan, ajang ini jadi:

Puncak acara yang paling ditunggu-tunggu adalah pengumuman para juara yang telah menampilkan performa terbaik. Grup Semanggi Emas keluar sebagai bintang utama malam itu, dengan memborong gelar Juara Umum dan Dekorasi Terbaik.
Berikut adalah daftar lengkap para pemenang Festival Musik Daul Bupati Cup Pamekasan:
Festival Musik Daul kali ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga perayaan identitas, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat Pamekasan. Kesuksesan acara ini menjadi bukti bahwa tradisi budaya Madura akan terus hidup dan bersinar di tangan generasi penerusnya.