
Madura — Nama Imam S. Arifin begitu melekat di hati pecinta dangdut Indonesia. Penyanyi sekaligus pencipta lagu ini dikenal lewat karyanya yang melegenda, seperti Menari di Atas Luka dan Jandaku, yang membawa dirinya menapaki panggung musik nasional hingga hijrah ke Jakarta.
Terlahir dengan nama Imam Sunaryo Arifin pada 19 November 1960, bakat musiknya membawanya menjadi salah satu ikon dangdut era 90-an. Lagu-lagu ciptaannya dikenal memiliki lirik puitis dan melodi yang menyentuh hati. Popularitasnya meroket setelah “Menari di Atas Luka” sukses besar di pasaran.
Imam pernah menikah dengan penyanyi dangdut Nana Mardiana. Keduanya kerap tampil sebagai pasangan duet yang harmonis di atas panggung. Namun, rumah tangga tersebut berakhir pada 27 Agustus 2007 setelah resmi bercerai di Pengadilan Agama Jakarta Utara.
Pada 17 Desember 2021, Imam S. Arifin menghembuskan napas terakhir akibat penyakit stroke yang telah lama ia derita. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan musisi, dan penggemarnya di seluruh Indonesia.