Ayam Bekisar, Ayam Khas Kangean yang Jadi Ikon Jawa Timur

Ayam Bekisar, Ayam Khas Kangean yang Jadi Ikon Jawa Timur
Ikon alun alun pulau kangean

Asal-Usul Ayam Bekisar

Secara ilmiah, Ayam Bekisar diakui sebagai ayam khas Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Spesies ini merupakan hasil persilangan alami antara ayam hutan hijau (Gallus varius) dengan ayam kampung (Gallus gallus domesticus).

Hasil persilangan tersebut menghasilkan ayam dengan suara khas, warna bulu menawan, dan karakter fisik yang unik. Tak heran, Bekisar kini ditetapkan sebagai fauna identitas Provinsi Jawa Timur karena nilai budaya, genetika, dan ekonominya.

Kokok Khas yang Legendaris

Ayam Bekisar dikenal dengan kokoknya yang melengking dan keras, bahkan bisa terdengar hingga jarak 1 mil. Suara kokok ini berirama, lurus, dan panjang—ciri khas yang sulit ditandingi ayam lain.

Para penggemar membagi karakter suara Bekisar menjadi dua:

  • Kokok depan: nada rendah, besar, tebal, panjang, dan bersih.
  • Kokok belakang: nada tinggi, lurus, panjang, dan nyaring.

Namun, sebagian warga Kangean menilai tidak semua Bekisar memiliki kokok “sempurna” tersebut, karena hasil persilangan alami sering menghasilkan variasi suara. Banyak warga kini mendorong identifikasi genetik untuk menetapkan standar Ayam Bekisar asli Kangean secara ilmiah.

Ciri Fisik dan Warna Bulu yang Mempesona

Selain kokoknya, Ayam Bekisar punya ciri fisik unik:

  • Bulu mengkilap dengan ujung lonjong atau bulat, bukan meruncing.
  • Warna bulu bervariasi, dari pelangi alami hingga putih polos.
  • Kaki kurus, bersih, dan berwarna kuning—mewarisi sifat ayam hutan.
  • Sayap besar dan lebar, menandakan naluri terbang yang kuat.

Kombinasi ini membuat Bekisar tampak gagah dan eksotis, terutama jantan hasil persilangan unggul.

Perawatan yang Tidak Sembarangan

Ayam Bekisar bukan ayam biasa. Ia dikenal mudah stres dan sensitif, karena masih mewarisi naluri liar dari indukan jantannya.

Pemilik Bekisar biasanya memperlakukan ayam ini seperti burung lomba:

  • Digerek atau diikat di tiang tinggi agar merasa seperti terbang.
  • Diberi pakan dan jamu khusus untuk menjaga kondisi fisiologis.

Perawatan ini dipercaya dapat menjaga kualitas suara dan stamina Bekisar. Tak heran, harga satu ekor bisa mencapai puluhan juta rupiah, tergantung kualitas kokok dan penampilannya.

Pelestarian Ayam Bekisar Asli Kangean

Warga Kangean sudah lama melakukan persilangan antara pejantan ayam Tarata (ayam hutan hijau) dengan ayam kampung betina lokal. Beberapa bahkan menemukan telur hasil perkawinan alami di hutan.

Kini, banyak peternak di luar Madura—seperti di Solo, Yogyakarta, Parakan, dan Solok—juga mengembangkan budidaya Ayam Bekisar. Namun, Bekisar asli Kangean tetap dianggap memiliki kemurnian genetik tertinggi.

Pelestarian melalui penelusuran genetik dan ciri suara menjadi penting agar keaslian Ayam Bekisar sebagai warisan fauna khas Jawa Timur tidak pudar oleh hasil persilangan modern.

“Ayam Bekisar bukan sekadar unggas, tapi simbol kehormatan dan keindahan alam Kangean.”

FAQ

Mengapa Ayam Bekisar disebut ayam khas Kangean?

Karena Bekisar pertama kali ditemukan dan berkembang secara alami di Pulau Kangean, hasil kawin silang ayam hutan hijau jantan dan ayam kampung betina lokal.

Apakah semua Ayam Bekisar memiliki suara merdu dan panjang?

Tidak. Suara bergantung pada hasil persilangan dan kondisi fisiologis ayam. Bekisar yang dirawat dengan baik biasanya memiliki suara lebih stabil dan jernih.

Madurapedia adalah upaya menggelorakan semangat menuju cita-cita Madura yang lebih baik. Banyak yang Madura miliki, banyak pula yang Madura telah perbuat. Semua layak disampaikan dan disebarkan, agar kita tahu, memahami, dan terdorong untuk berbuat lebih bagi Indonesia.

Baca Juga
Merakit Tamiya Bareng Teman, Nostalgia Masa Kecil

Merakit Tamiya Bareng Teman, Nostalgia Masa Kecil

Lebih dari Hobi, Tamiya adalah Memori Bahagia yang Diwariskan

Lebih dari Hobi, Tamiya adalah Memori Bahagia yang Diwariskan

Kucing Busok: Pesona Eksotis Kucing Asli Indonesia dari Pulau Raas, Madura

Kucing Busok: Pesona Eksotis Kucing Asli Indonesia dari Pulau Raas, Madura