Silsilah Pemimpin Sampang: Dari Raden Lembu Petteng hingga Bupati Kini

Silsilah Pemimpin Sampang: Dari Raden Lembu Petteng hingga Bupati Kini
Ilustrasi Raden Ario Lembu Petteng, pemimpin pertama Sampang pada tahun 1478.

Sampang — Jauh sebelum dikenal sebagai kabupaten, Sampang memiliki sejarah pemerintahan yang panjang dan dinamis. Jejak kepemimpinannya terentang lebih dari lima abad, dimulai dari era kamituwo, penguasa setingkat kerajaan kecil, hingga menjadi bagian integral dari Kerajaan Madura dan akhirnya menjadi kabupaten modern seperti yang kita kenal sekarang.

Mari kita telusuri silsilah para pemimpin yang telah membentuk wajah Sampang dari masa ke masa.

Era Awal: Kamituwo di Madegan – Sampang (Mulai 1478 M)

Pemerintahan di Sampang tercatat dimulai dengan kepemimpinan seorang Kamituwo di Madegan. Tokoh pertama yang memegang tampuk kekuasaan adalah Raden Ario Lembu Petteng pada tahun 1478. Kepemimpinan ini kemudian dilanjutkan secara turun-temurun oleh:

  • Raden Ario Menger
  • Raden Ario Pratikel
  • Raden Ario Pojok

Era Kerajaan Kecil: Para Adipati Sampang (Abad ke-16)

Memasuki abad ke-16, status Sampang berkembang menjadi sebuah entitas setingkat kerajaan kecil yang dipimpin oleh para Adipati. Pada masa ini, Sampang menjadi salah satu kekuatan penting di Madura. Para penguasanya adalah:

  • Adipati Pramono
  • Adipati Bonorogo (berkuasa hingga 1530)
  • Pangeran Sidhing Gili (1531 – 1592)
  • Adipati Pamedakan (1592 – 1623)
  • Adipati Merto Sari (1623 – 1624)

Era Keemasan Kerajaan Madura (1624 – 1680)

Pada tahun 1624, Sampang menjadi bagian dari Kerajaan Madura yang menyatukan kekuatan di pulau ini. Pangeran Cakraningrat I (Raden Praseno) menjadi raja pertama (1624 – 1648), yang kemudian digantikan oleh putranya, Pangeran Cakraningrat II (Raden Undakan). Di masa Cakraningrat II, pusat kerajaan Madura bagian barat bergeser ke Tonjung, Bangkalan.

Era Transisi Pasca Kerajaan Madura (Mulai 1680)

Setelah era Kerajaan Madura, Sampang kembali dipimpin oleh para penguasa lokal yang berpengaruh, di antaranya:

  • Raden Ario Purbonegoro (1680)
  • Raden Ario Purwonegoro Ganta’
  • Raden Demang Panjang Suro (Raden Ario Purbonegoro)
  • Raden Tumenggung Purbonegoro (Gung Purbo)
  • Raden Ario Mloyo Kusumo (dicatat sebagai penguasa terakhir yang berdiri sendiri)

Era Kolonial Belanda (1885 – 1942)

Terhitung sejak 1 November 1885, Sampang masuk dalam administrasi Hindia Belanda dengan status Kabupaten. Para Bupati yang menjabat di era ini adalah:

  1. Tumenggung Ario Kusumoadiningrat (1884 – ….)
  2. Tumenggung Ario Condrokusumo (… – …)
  3. Adipati Secoadiningrat (… – 1913)
  4. Tumenggung Ario Suryowinoto (1913 – 1918)
  5. Tumenggung Ario Kertoamiprojo (1918 – 1923)
  6. Tumenggung Ario Sosrowinoto (1923 – 1931)

Pada periode 1931–1942, status Sampang diturunkan menjadi kawedanan.

Era Pendudukan Jepang & Awal Kemerdekaan (1942 – 1948)

Selama pendudukan Jepang (1942–1945) hingga awal kemerdekaan, status Sampang tetap sebagai kawedanan yang dipimpin oleh Wedana Raden Abdul Gafur.

Era Negara Madura dan Kembali ke NKRI (1948 – 1950)

Dalam periode singkat Negara Madura (20 Februari 1948 – 4 Maret 1950), status Sampang kembali menjadi Kabupaten. Bupati yang menjabat adalah Raden Panji Muhammad Saleh Kusumowinoto. Setelah Madura bergabung kembali dengan NKRI pada 9 Maret 1950, Sampang resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia.

Daftar Lengkap Bupati Sampang Era Kemerdekaan (1950 – Sekarang)

Sejak kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, Sampang telah dipimpin oleh sejumlah bupati yang membawa kabupaten ini melewati berbagai zaman.

NoNama BupatiPeriode
1RT. Moh. Iksan1950 – 1952
2R. Suharjo1953 – 1956
3K.H. Achmad Zaini1957 – 1959
4M. Walihadi1960 – 1965
5Faudzan Hafidz Suroso, B.A1966 – 1971
6Jusuf Oenik1971 – 1978
7Mursim1978 – 1985
8Makbul1985 – 1990
9R. Bagus Hinayana1990 – 1995
10Fadhilah Budiono1995 – 2000 & 2001 – 2006
11Noer Tjahja2008 – 2013
12K.H. Fannan Hasib2013 – 2017
13Fadhilah Budiono2017 – 2018
14H. Slamet Junaidi2018 – Sekarang

Sejarah panjang ini menunjukkan betapa strategisnya posisi Sampang dalam konstelasi politik dan budaya di Madura. Setiap pemimpin meninggalkan jejaknya, membentuk Sampang menjadi daerah yang kaya akan warisan sejarah seperti saat ini.

Sumber Oreng Sampang

Hastag
Sampang

Madurapedia adalah upaya menggelorakan semangat menuju cita-cita Madura yang lebih baik. Banyak yang Madura miliki, banyak pula yang Madura telah perbuat. Semua layak disampaikan dan disebarkan, agar kita tahu, memahami, dan terdorong untuk berbuat lebih bagi Indonesia.

Baca Juga
Refleksi Perjalanan Panjang H. Yuliadi Setiyawan di Ujung Masa Purna Tugas

Refleksi Perjalanan Panjang H. Yuliadi Setiyawan di Ujung Masa Purna Tugas

Obituari untuk Mat Tuki: Dari Garuda Putih hingga Cabai Alas; Jihad Sang Pendekar Bumi Sumber Batu

Obituari untuk Mat Tuki: Dari Garuda Putih hingga Cabai Alas; Jihad Sang Pendekar Bumi Sumber Batu

Bau Darah Menjadi Wangi Doa: Transformasi Spiritual Blega di Tangan Syaikhona Muhsin Al-Baliqowy

Bau Darah Menjadi Wangi Doa: Transformasi Spiritual Blega di Tangan Syaikhona Muhsin Al-Baliqowy

In Memoriam Abdul Hamid Thalib: Sahabat, Guru, dan Ayah Kehidupan

In Memoriam Abdul Hamid Thalib: Sahabat, Guru, dan Ayah Kehidupan

Lika-Liku Sejarah Pondok Sumber Batu: Mengenang Perjuangan K.H. M. Djufri Marzuqi

Lika-Liku Sejarah Pondok Sumber Batu: Mengenang Perjuangan K.H. M. Djufri Marzuqi

Jika Gelar Pahlawan Soeharto Tak Dicabut, Kalian Mau Apa?

Jika Gelar Pahlawan Soeharto Tak Dicabut, Kalian Mau Apa?