Petani Tembakau Sampang Hadapi Cuaca Tak Menentu, Rajangan Jadi Taruhan Harga

Petani Tembakau Sampang Hadapi Cuaca Tak Menentu, Rajangan Jadi Taruhan Harga

Petani Tembakau Madura di Sampang Berjibaku Lawan Cuaca Tak Menentu

SAMPANG – Cuaca tak menentu kembali menguji kesabaran dan kerja keras petani tembakau Madura. Hujan yang turun tiba-tiba di Kabupaten Sampang, khususnya Kecamatan Sampang dan Camplong, menjadi momok saat panen. Soalnya, kualitas rajangan tembakau benar-benar bergantung pada kering sempurna di bawah cahaya matahari.

Rajangan Tembakau, Jantung Harga di Pasar

Bagi petani tembakau, setiap tetes hujan bisa berarti rupiah berkurang. Rajangan yang basah akan berubah warna, kualitas turun, dan harga tembakau di gudang otomatis merosot. Karena itulah, petani harus siaga setiap saat mengawasi jemuran.

Haji Nayar, petani dari Gunung Maddah, mengatakan kerja sama antarpetani jadi kunci.

“Kalau telat menutup, tembakau bisa basah dan harga jual jatuh,” jelasnya.

WhatsApp Image 2025 10 03 at 13.05.19 9e7e7b53 11zon

Gotong Royong Jadi Senjata Petani Sampang

Di lapangan, pemandangan klasik tampak akrab: begitu awan gelap datang, para petani ramai-ramai menutup rajangan dengan terpal. Begitu matahari muncul, terpal dilipat, dan jemuran kembali dibuka. Ritual sederhana tapi menegangkan, ibarat lomba lari melawan hujan.

Haji Sulal, petani dari Gunung Maddah, menambahkan:

“Kadang hujan turun pagi, siang, atau sore. Tidak bisa ditebak. Jadi kami harus siap kapan saja.”

Beban Tambahan: Tenaga, Waktu, sampai Biaya

Cuaca ekstrem ini jelas menambah beban. Selain pekerjaan menjemur, petani perlu keluar biaya ekstra untuk membeli terpal, bambu penyangga, bahkan kadang menyewa tenaga tambahan. Artinya margin keuntungan dari panen tembakau Sampang makin tergerus.

Imbauan Dinas Pertanian: Gunakan Teknologi Pengering

Dinas Pertanian Kabupaten Sampang turut memberikan imbauan. Para petugas meminta petani menjaga kualitas dengan teknik penjemuran yang lebih aman, bahkan menyarankan penggunaan alat pengering atau dryer. Sayangnya, teknologi ini masih terbatas karena faktor biaya.

“Kalau punya dryer, risiko lebih kecil. Tapi hampir semua masih bergantung cuaca,” ujar salah satu petugas lapangan.

WhatsApp Image 2025 10 03 at 13.08.10 e5983e87 11zon

Tembakau Madura Masih Jadi Penopang Ekonomi

Meski penuh tantangan, petani tetap optimis. Bagi mereka, tembakau Madura bukan sekadar komoditas, tetapi juga identitas. Mutu rajangan adalah kebanggaan, sekaligus tiket untuk mendapat harga bagus dari gudang.

Cuaca memang sulit ditebak, tetapi kegigihan petani Madura selalu bisa diandalkan. Dengan gotong royong, mereka menjaga rajangan seolah menjaga emas hijau—berharga dan penuh harapan.

Petani tembakau di Sampang kini sedang berjibaku, bukan hanya melawan hujan, tetapi juga menjaga harga dan wibawa tembakau Madura di mata pasar. Cerita mereka bukan sekadar soal panen, tapi ketahanan, kerja sama, dan perjuangan menjaga tradisi agraris yang telah menghidupi masyarakat selama puluhan tahun.

Referensi Beritajatim

Hastag
Sampang

Madurapedia adalah upaya menggelorakan semangat menuju cita-cita Madura yang lebih baik. Banyak yang Madura miliki, banyak pula yang Madura telah perbuat. Semua layak disampaikan dan disebarkan, agar kita tahu, memahami, dan terdorong untuk berbuat lebih bagi Indonesia.

Baca Juga
Malam Takbiran di Sampang, Polisi Alihkan Arus Lewat JLS — Ini Rute Lengkapnya

Malam Takbiran di Sampang, Polisi Alihkan Arus Lewat JLS — Ini Rute Lengkapnya

Polres Bangkalan Kerahkan 5 Pos Pengamanan, Suramadu Diperketat Jelang Mudik Lebaran 2026

Polres Bangkalan Kerahkan 5 Pos Pengamanan, Suramadu Diperketat Jelang Mudik Lebaran 2026

2 Titik Rawan Macet Mudik Lebaran 2026 di Pamekasan, Ini Antisipasi Polres

2 Titik Rawan Macet Mudik Lebaran 2026 di Pamekasan, Ini Antisipasi Polres

Satgas Pangan Sampang Turun ke Pasar, Harga Bapokting Jelang Lebaran Masih Terkendali

Satgas Pangan Sampang Turun ke Pasar, Harga Bapokting Jelang Lebaran Masih Terkendali

Jelang Idul Fitri 2026, Harga Bahan Pokok di Madura Mulai Merangkak Naik? Ini Fakta dan Upaya Penstabilannya

Jelang Idul Fitri 2026, Harga Bahan Pokok di Madura Mulai Merangkak Naik? Ini Fakta dan Upaya Penstabilannya

Bupati Sumenep Santuni Ratusan Yatim dan Duafa di Pendopo Agung, Ini Isi Paket Bantuannya

Bupati Sumenep Santuni Ratusan Yatim dan Duafa di Pendopo Agung, Ini Isi Paket Bantuannya