
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengajak pemerintah desa (pemdes) melakukan terobosan baru untuk memajukan daerah sesuai potensi masing-masing desa.
Ajakan itu disampaikan saat safari Ramadan di Pendopo Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Kholilurrahman menegaskan desa tidak boleh terus bergantung pada pemerintah, terutama di tengah efisiensi anggaran pemerintah.
Menurutnya, setiap desa harus mulai menggali potensi lokal untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).
“Kita tidak boleh bergantung terus kepada pemerintah. Desa harus mampu menggali potensi sendiri untuk menambah pendapatan,” ujarnya.
Kholilurrahman menilai sejumlah desa di Kecamatan Proppo mulai menunjukkan perkembangan yang positif dari tahun ke tahun.
Salah satu contoh yang ia sebut adalah Desa Samatan, yang telah menghadirkan fasilitas ekonomi berbasis masyarakat.
Beberapa inovasi yang sudah berjalan di desa tersebut antara lain:
Menurutnya, langkah seperti ini bisa menjadi contoh bagi desa lain untuk mengembangkan potensi masing-masing.
Bupati menjelaskan Kecamatan Proppo memiliki jumlah desa terbanyak di Kabupaten Pamekasan.
Total terdapat 27 desa yang tersebar di wilayah tersebut.
Dengan wilayah yang luas, menurutnya pemerintah desa memiliki peluang besar untuk mengembangkan kawasan ekonomi baru yang berbasis potensi lokal.
“Daerah yang luas ini menjadi nilai plus untuk menyamakan persepsi kepala desa dalam membangun kawasan tertentu,” katanya.
Kholilurrahman juga menyinggung ketergantungan desa terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Ia menilai selama ini desa terlalu nyaman dengan aliran dana tersebut sehingga kurang mendorong inovasi ekonomi.
“Kita selama ini dininabobokkan dengan dana transfer, sehingga tidak berpikir bagaimana punya pabrik uang sendiri,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran justru harus menjadi momentum bagi desa untuk menciptakan sumber pendapatan baru.
Selain mendorong inovasi desa, Bupati Pamekasan juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil.
Bantuan yang diharapkan antara lain:
“Ketika UMKM kita berdayakan, maka akan menambah semarak Pamekasan karena ekonomi masyarakat meningkat,” pungkasnya.
Informasi pemerintahan Kabupaten Pamekasan dapat dilihat melalui situs resmi
https://pamekasankab.go.id
Safari Ramadan dilakukan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan program pembangunan daerah.
Bupati menilai desa perlu mandiri secara ekonomi dengan menggali potensi lokal agar memiliki sumber pendapatan sendiri.
Menurut Anda, potensi apa yang bisa dikembangkan desa di Madura? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.