
Hai warga Sumenep! Siapa yang ingat gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo yang mengguncang Pulau Sapudi pada Selasa (30/09/2025) pukul 23.49 WIB? Meski sudah beberapa hari berlalu, dampaknya masih terasa di berbagai pelosok desa. Tapi jangan khawatir, kita tidak sendirian! Pemkab Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan TNI-Polri sedang gencar melakukan pemulihan. Yuk, kita bedah program bantuan yang sedang berjalan!
Senin (06/10/2025), di Desa Prambanan Kecamatan Gayam, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep KH. Imam Hasyim bersama Baznas menyerahkan bantuan simbolis untuk perbaikan rumah kategori Rusak Berat (RB) dan Rusak Sangat Berat (RSB).
“Kegiatan ini bentuk nyata kolaborasi pemerintah daerah dan Baznas dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Wabup.
Bantuan ini tidak main-main:
Dana ini berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) muzaki Sumenep, disalurkan secara transparan sesuai prinsip keadilan.
Tidak hanya berhenti di bantuan simbolis, TNI terus bergerak di lapangan. Hingga Selasa (10/7/2025), prajurit Koramil 0827/20 Sapudi bersama personel BKO Kodim 0827/Sumenep masih aktif membantu pemulihan.

Kegiatan yang dilakukan:
✅ Pendataan korban terdampak secara detail
✅ Pendistribusian bantuan logistik di kantor kecamatan
✅ Mendampingi tim penilaian BPBD, Dinas PUTR, Perkimhub, dan PMI
✅ Membersihkan rumah-rumah rusak berat
Salah satu lokasi fokus adalah rumah warga Matrais di Desa Tarebung yang mengalami kerusakan parah.
“Kami akan terus berada di tengah masyarakat Sapudi sampai kondisi benar-benar pulih. Fokus saat ini adalah pembersihan, pendataan, dan memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar Danramil Kapten Kav Suparman.
Pihak berwenang membagi kerusakan menjadi 4 tingkat:
Kategori ini menentukan jenis dan besaran bantuan yang tepat untuk setiap korban.
Yang bikin haru, warga Pulau Sapudi tidak menunggu bantuan saja! Masyarakat dengan semangat gotong royong turut membersihkan reruntuhan dan membantu tetangga.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi warga Sapudi. Di tengah keterbatasan, mereka tetap kuat dan bahu membahu bersama TNI. Semangat inilah modal utama untuk bangkit,” pungkas Suparman.
Semangat ini bukti bahwa pulau yang terkenal dengan kekompakannya benar-benar hidup!
Selain perbaikan rumah, pemerintah daerah melalui berbagai instansi (TNI, Polri, PMI) melakukan:
Wabup KH. Imam Hasyim menegaskan, pemerintah tidak bekerja sendiri:
“Kami hadir bersama instansi terkait lainnya, seperti TNI, Polri, PMI dan relawan, bergotong royong menangani korban gempa.”
Dukungan ini menunjukkan soliditas Sumenep dalam menghadapi bencana alam.
Meski musibah, gempa justru menguatkan semangat gotong royong. Baznas dan pemerintah berkomitmen:
“Semoga diberi kesabaran dan kekuatan oleh Allah SWT atas musibah ini, dan Pemerintah bersama berbagai pihak terus berupaya membantu meringankan beban masyarakat,” tutup Wabup.
Ingin turut berpartisipasi? Caranya mudah:
Update: Untuk informasi terkini bantuan gempa, kunjungi posko BPBD Sumenep atau hubungi Baznas Kabupaten Sumenep. Semoga Pulau Sapudi segera pulih!