UIM Pamekasan Bekali Remaja Desa Kaduara Barat Skill Wirausaha Digital

UIM Pamekasan Bekali Remaja Desa Kaduara Barat Skill Wirausaha Digital
Ilustrasi Mahasiswa UIM Pamekasan memberikan materi wirausaha digital kepada remaja Karang Taruna di Desa Kaduara Barat.

Pamekasan — Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan mengambil langkah konkret untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian lokal. Melalui program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), 30 mahasiswa dari Fakultas Teknik diterjunkan langsung untuk melatih remaja di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan, menjadi wirausahawan tangguh di era digital.

Kegiatan ini menyasar anggota Karang Taruna dan Remaja Masjid Al-Falah yang belum memiliki pekerjaan atau usaha mandiri. Bukan sekadar teori, para mahasiswa memberikan pelatihan praktis yang bisa langsung diterapkan.

Dua Target Utama: Skill Wirausaha & Literasi Digital

Menurut Dr. Hozairi, program ini dirancang dengan dua tujuan utama yang saling mendukung.

1. Meningkatkan Keterampilan Wirausaha Mendasar:


Para remaja tidak hanya diajarkan cara memulai bisnis, tetapi juga dibekali fondasi yang kuat. Materinya mencakup:

  • Mindset Kewirausahaan: Membangun mental tangguh, kreatif, dan tidak mudah menyerah.
  • Perencanaan Usaha: Cara membuat model bisnis sederhana, dari ide hingga target pasar.
  • Pengelolaan Keuangan Mikro: Memahami pencatatan dasar, modal, dan keuntungan agar usaha tidak gulung tikar.

2. Meningkatkan Literasi Digital untuk Pemasaran:


Di sinilah keahlian mahasiswa Teknik Informatika berperan. Para remaja dilatih untuk memanfaatkan teknologi dalam bisnis mereka.

  • Penggunaan Aplikasi Produktivitas: Memakai aplikasi sederhana untuk desain promosi, pencatatan, atau manajemen tugas.
  • Pemasaran Digital: Strategi promosi produk melalui media sosial (Instagram, Facebook, TikTok) dan marketplace lokal.

“Ini kami lakukan sebagai upaya untuk ikut mencerdaskan bangsa, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan pengetahuan dan teknologi,” kata Dr. Hozairi, Selasa.

Dari Kampus ke Komunitas: Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dr. Hozairi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang menjadi kewajiban setiap institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Tiga pilar tersebut adalah:

  1. Pendidikan dan Pengajaran
  2. Penelitian dan Pengembangan
  3. Pengabdian kepada Masyarakat

Program PMM ini secara langsung memenuhi pilar ketiga, di mana ilmu yang dipelajari di bangku kuliah diterapkan untuk memberikan solusi nyata bagi masalah di masyarakat.

Kenapa Ini Penting untuk Pamekasan?

Program seperti ini memiliki dampak ganda. Di satu sisi, mahasiswa mendapatkan pengalaman lapangan yang berharga. Di sisi lain, masyarakat, khususnya generasi muda, mendapatkan bekal keterampilan yang relevan dengan zaman. Dengan skill wirausaha dan kemampuan digital, para remaja di Desa Kaduara Barat diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja untuk diri mereka sendiri dan bahkan untuk orang lain, sehingga secara bertahap mengurangi ketergantungan pada lowongan kerja formal.

Suber Berita

Madurapedia adalah upaya menggelorakan semangat menuju cita-cita Madura yang lebih baik. Banyak yang Madura miliki, banyak pula yang Madura telah perbuat. Semua layak disampaikan dan disebarkan, agar kita tahu, memahami, dan terdorong untuk berbuat lebih bagi Indonesia.

Baca Juga
Malam Takbiran di Sampang, Polisi Alihkan Arus Lewat JLS — Ini Rute Lengkapnya

Malam Takbiran di Sampang, Polisi Alihkan Arus Lewat JLS — Ini Rute Lengkapnya

Polres Bangkalan Kerahkan 5 Pos Pengamanan, Suramadu Diperketat Jelang Mudik Lebaran 2026

Polres Bangkalan Kerahkan 5 Pos Pengamanan, Suramadu Diperketat Jelang Mudik Lebaran 2026

2 Titik Rawan Macet Mudik Lebaran 2026 di Pamekasan, Ini Antisipasi Polres

2 Titik Rawan Macet Mudik Lebaran 2026 di Pamekasan, Ini Antisipasi Polres

Satgas Pangan Sampang Turun ke Pasar, Harga Bapokting Jelang Lebaran Masih Terkendali

Satgas Pangan Sampang Turun ke Pasar, Harga Bapokting Jelang Lebaran Masih Terkendali

Jelang Idul Fitri 2026, Harga Bahan Pokok di Madura Mulai Merangkak Naik? Ini Fakta dan Upaya Penstabilannya

Jelang Idul Fitri 2026, Harga Bahan Pokok di Madura Mulai Merangkak Naik? Ini Fakta dan Upaya Penstabilannya

Bupati Sumenep Santuni Ratusan Yatim dan Duafa di Pendopo Agung, Ini Isi Paket Bantuannya

Bupati Sumenep Santuni Ratusan Yatim dan Duafa di Pendopo Agung, Ini Isi Paket Bantuannya