
MADURAPEDIA – Wisata Bukit Jaddih Bangkalan menjadi salah satu destinasi unik di Pulau Madura. Tempat ini terkenal dengan tebing batu kapur raksasa, danau berwarna kebiruan, serta lorong-lorong goa bekas tambang yang kini jadi spot wisata.
Lokasinya berada di Kabupaten Bangkalan, Madura. Dari Surabaya, perjalanan biasanya melewati Jembatan Suramadu sebelum masuk ke wilayah Bangkalan.
Untuk sampai ke Bukit Jaddih, wisatawan perlu menyeberang melalui Jembatan Suramadu menuju Kabupaten Bangkalan.
Setelah itu perjalanan dilanjutkan melewati beberapa kawasan:
Sebagian jalan menuju lokasi memang menanjak dan berliku. Karena itu wisatawan disarankan menggunakan Google Maps agar tidak tersesat.
Perjalanan dari pusat Bangkalan menuju kawasan wisata biasanya memakan waktu sekitar 30 menit.
Sepanjang perjalanan menuju Bukit Jaddih, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam Madura yang masih asri.
Selain alamnya, kehidupan masyarakat lokal juga menarik perhatian. Banyak pria mengenakan sarung, sementara perempuan mengenakan hijab dengan rapi.
Suasana religius dan sederhana ini menjadi ciri khas masyarakat Madura di kawasan pedesaan.
Menjelang kawasan wisata, pengunjung akan melihat truk-truk pengangkut batu gamping keluar masuk area tambang.
Bukit Jaddih memang merupakan tambang batu kapur yang hingga kini masih aktif dimanfaatkan warga.
Batu kapur tersebut biasanya digunakan untuk:
Menariknya, sebagian area bekas tambang justru berubah menjadi destinasi wisata.
Salah satu spot terkenal di Bukit Jaddih adalah Danau Goa Putih.
Danau ini terbentuk dari bekas galian tambang kapur yang kemudian terisi air. Warna airnya terlihat cerah dengan tebing kapur putih yang menjulang di sekitarnya.
Di kawasan ini tersedia beberapa fasilitas sederhana seperti:
Biaya masuknya juga cukup murah. Pengunjung biasanya hanya diminta membayar sekitar Rp10.000 untuk dua orang.

Sebelum berkeliling, banyak pengunjung memilih sarapan di warung sekitar kawasan wisata.
Salah satu menu yang sering ditemukan adalah nasi jagung.
Makanan khas Madura ini merupakan campuran beras dan jagung yang dimasak bersama. Rasanya sederhana, namun cukup mengenyangkan untuk memulai perjalanan wisata.
Selain danau, Bukit Jaddih juga memiliki lorong-lorong goa kapur yang terbentuk dari bekas tambang.
Di dalamnya terdapat terowongan panjang dengan dinding batu kapur putih. Struktur batu terlihat seperti digergaji tipis-tipis karena proses penambangan.
Beberapa hal menarik dari goa ini:
Meski terlihat kokoh, pengunjung tetap disarankan berhati-hati saat menjelajah.
Sebelum datang ke wisata Bukit Jaddih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Informasi pariwisata resmi Kabupaten Bangkalan dapat dilihat melalui situs pemerintah daerah di
https://bangkalankab.go.id
Sebagian kawasan wisata di Bukit Jaddih masih dikelola secara swadaya oleh warga sekitar. Karena itu fasilitasnya belum selengkap destinasi wisata resmi pemerintah.
Pengunjung biasanya dikenakan biaya sekitar Rp10.000 untuk dua orang, namun tarif dapat berubah sesuai kebijakan pengelola setempat.
Secara umum aman untuk wisata, tetapi pengunjung disarankan tetap berhati-hati dan tidak berjalan terlalu jauh dari kendaraan, terutama di area yang sepi.
Tertarik menjelajah Bukit Jaddih Bangkalan? Simpan panduan ini sebelum berangkat agar perjalanan lebih mudah dan aman.