
Jajanan Ramadhan di Madura selalu jadi magnet setiap bulan puasa. Bukan sekadar takjil, tapi bagian dari tradisi yang terus hidup di tengah masyarakat. Dari Kabupaten Bangkalan hingga Kabupaten Sumenep, pedagang dadakan bermunculan menjelang azan Magrib. Rasanya khas, harganya ramah, dan selalu bikin rindu.
Kalau Anda sedang berburu menu buka puasa unik, tiga nama ini wajib masuk daftar.
Martabak segitiga isi bihun berbeda dari martabak pada umumnya. Di luar Madura, martabak identik dengan telur tebal atau daging. Di sini, isian bihun justru jadi primadona.
Ciri khasnya:
Beberapa penjual menambahkan usus ayam pedas sebagai variasi. Harga per potong rata-rata Rp3.000 hingga Rp5.000, tergantung lokasi pasar takjil.
Baca juga: Tradisi Pasar Ramadhan di Bangkalan yang Selalu Ramai
Martabak ini cocok jadi camilan sebelum salat Magrib. Tanpa petis, rasanya belum lengkap.
Pattolah atau kolak pattola populer di wilayah Kabupaten Sumenep. Makanan ini sudah dikenal sejak era 1940-an dan rutin hadir saat Ramadhan.
Karakter pattolah:
Teksturnya kenyal dan lembut. Rasanya manis ringan. Cocok sebagai menu berbuka sesuai anjuran konsumsi makanan manis saat puasa yang juga dijelaskan Kementerian Kesehatan RI di https://www.kemkes.go.id.
Harga pattolah berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per bungkus. Saat Ramadhan, produksi meningkat karena permintaan pasar takjil melonjak.
Sarkoyo berasal dari Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Jajanan ini muncul hampir eksklusif saat Ramadhan.
Bahan utamanya sederhana:
Semua bahan disusun dalam gelas kecil lalu dikukus. Hasilnya lembut dan legit. Harga per porsi sekitar Rp3.500 hingga Rp5.000.
Di hari biasa, penjualnya terbatas. Saat Ramadhan, jumlah pedagang meningkat dan omzet bisa menembus ratusan porsi per hari.
| Nama Jajanan | Asal Daerah | Kisaran Harga | Ciri Khas |
|---|---|---|---|
| Martabak Segitiga | Bangkalan dan sekitarnya | Rp3.000–Rp5.000 | Isian bihun dan petis |
| Pattolah | Sumenep | Rp5.000–Rp10.000 | Kolak kenyal warna-warni |
| Sarkoyo | Klampis Bangkalan | Rp3.500–Rp5.000 | Roti, pisang, santan kukus |
Tiga menu ini jadi contoh kuat tradisi kuliner Ramadhan di Pulau Madura. Kalau Anda berkunjung saat puasa, jangan cuma lewat. Coba langsung dan rasakan bedanya.
Martabak segitiga isi bihun, pattolah khas Sumenep, dan sarkoyo dari Klampis Bangkalan termasuk yang paling sering diburu saat bulan puasa.
Anda bisa menemukan pattolah di pasar takjil wilayah Kabupaten Sumenep, terutama menjelang waktu berbuka.
Sebagian besar penjual hanya menjual sarkoyo saat bulan puasa. Di hari biasa jumlahnya sangat terbatas.
Sudah pernah coba salah satunya. Atau punya favorit lain saat berbuka di Madura. Tulis pengalaman Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini ke teman yang suka wisata kuliner Ramadhan.